Pages

Rabu, 03 Juli 2013

Yang kusebut dalam doa

Pagi ini…dingin sekali, rasanya malas untuk beranjak dari tempat tidurku. Terbayang aku harus kembali memulai aktifitas seperti hari-hari sebelumnya. Setelah menunaikan Shalat Subuh lalu mulai merapihkan apa-apa saja yang akan dibawa dan pakaian yg akan dikenakan ke kantor hari ini, kadang, diselingi dengan sarapan pagi jika perut bisa diajak kompromi, seringnya, kalau terlalu pagi sudah ada makanan yg masuk malah berakibat sakit perut sepanjang pagi.


Namun pagi ini, rasanya aku jenuh dengan semua aktifitas itu. Aku ingin, ketika pagi menjelang, aku akan dibangunkan oleh kecupan dari buah hati tercinta, atau tangisannya pun taka pa :D. lalu mulai berkutat menyiapkan sarapan pagi untuk suami dan anaku.
Sepanjang perjalanan ke kantor pagi ini, entah kenapa aku memikirkan nanti bagaimana jika aku menikah dan memiliki anak ? apa aku masih bekerja di Jakarta ? siapa yg akan menjaga anakku ? aku ingin menemaninya sepanjang waktu, aku ingin melihat setiap waktu perkembangannya. Tapi dilain sisi aku juga memikirkan financial keluargaku nanti, aku ingin tetap bekerja untuk membantu pemasukan keluarga dan juga untuk kemandirianku sendiri, syukur-syukur suamiku mencukupi semuanya sehingga aku tak perlu lagi bekerja….hmmmm….
Walaupun untuk saat ini hal itu sepertinya masih dalam angan-anganku saja, aku mulai sering memikirkannya. Entahlah, dulu, aku pernah ingin sekali menikah muda, dalam usia 21-22 tahun, tapi itu dulu, sebelum aku melihat realita kehidupan seperti apa. Aku tidak berkata akan menikah setelah modal cukup, karena pernikahan bukan lah bisnis. Tapi aku lebih mempersiapkan mental dan juga fisik untuk menjadi seorang istri dan ibu yang baik.
Aku telah melihat bagaimana keras dan tidak mudahnya untuk mempertahankan sebuah keluarga, mencukupi segala yg ada didalamnya, menjaga agar tetap solid dan penuh kasih sayang. Aku ingin menikah saat aku betul merasa siap, seperti saat ini…aku sudah siap untuk melepas masa lajang ? Insyaallah siap…

Aku tak pernah menuntut kesempurnaan untuk dia yg akan menjadi pendamping hidupku kelak. Cukuplah hanya dia yg mau menerima segala kekurangan dan kelebihan yg aku miliki. Aku tak ingin dia yg selalu berkata manis didepanku untuk menyenangkan aku, cukup hanya dia yg bertanggung jawab kepada keluarga dan selalu kembali dengan cinta dan juga kesetiaannya…


Semoga Allah menjadikan dia yg selalu kusebut dalam doa sebagai pendamping hidupku J
Aamiin…



0 komentar: