Pages

Jumat, 15 Juni 2012

Allah

Percayalah kawan. .aku pernah merasakan apa yang kalian rasakan. kegelisahan batin, pikiran yang tak tentu arah, bahkan pernah terlintas untuk menyudahi saja hidup ini *Naudzubillah. .rasa apakah ini ? aku bagaikan seonggok daging tanpa "isi", darimanakah aku ? untuk apa aku hidup ? apa yang aku cari didunia ini ? kegelisahan" yang menyelimuti diri ini. .

Dengarkanlah kawan, aku pun pernah berdiri menantang badai besar dalam kehidupanku, sekali, duakali. . .bahkan mungkin seringkali. .aku melawan semua itu, sejak kedua kaki ini kuat berpijak, sampai aku dibuatnya bertekuk lutut untuk melawan. . 

Tersenyumlah kawan, karna langit yang biru itu akan segera datang, dan langit yang gelap akan berlalu, berganti dengan hangatnya matahari. .
Aku mencari "Nya" dengan tertatih, dengan mata yang melebam, jiwa yang penuh duka, dan raga yang telah penuh luka. .aku menangis, aku berserah, aku pasrahkan hidupku pada "Nya". . 
Dan "Dia". . . . . .
telah menyentuh hatiku, mengobati segala perih yang aku rasakan, "Dia" tunjukkan bagaimana indahnya hidup ini. "Dia" berikan kehidupan baru padaku.
Bagaimana aku bisa berpaling darinya lagi ?? Bagaimana aku ungkapkan rasa bersyukurku ??
Ya Rabb-ku :) Terimakasih untuk semua pelajaran hidup yang telah aku terima. . .
Tanpa "Mu" aku tak-kan menjadi manusia baru yang lebih baik *Insyllh :)



2 komentar:

fei mengatakan...

Nyontek dimana tulisan ini? Pasti plagiat dr buku yang loe baca, yah kannnnnnnnnnnnnnn?

*nuduh senuduh nuduhnya

eL Rumi mengatakan...

:D entah yaaaaa,